Kisah Sufi: Asy-Syibli

Ikutilah kisah waliyullah ini sebagai teladan….

AKU HANYA IKUT RENTAK BURUNG

Asy-Syibli yang sedang duduk di bawah sebatang pokok sambil berseru: “Hu..hu..hu..hu..hu..”

Akibatnya, orang ramai menyangka bahwa Asy-Syibli telah mengamalkan ajaran sesat kerana berzikir dengan kata-kata yang tidak ada nashnya. “Engkau telah berzikir yang tidak ada nashnya!” kata teman-temannya.

“Mana ada?” bantah Asy-Syibli.

“Engkau berzikir dengan hu hu hu hu hu…itu dari mana sumbernya?” tanya mereka.

“Burung merpati di atas pokok itu telah menyanyi dengan bunyi “ku..ku..ku…..” maka aku mengikuti rentaknya dengan hu..hu..hu..” jawab Asy-Syibli.

Beberapa orang teman Asy-Syibli telah datang mengunjungi beliau yang telah dimasukkan ke rumah orang sakit jiwa kerana telah dituduh gila.

“Siapa kalian?” tanya Asy-Syibli.

“Kami ini sahabat-sahabatmu…” jawab mereka.

Ketika itu juga Asy-Syibli membaling mereka dengan beberapa ketul batu, maka larilah lintang pukang teman-temannya. “Kalian pembohong! Apakah orang yang mengaku sahabat akan lari bertempiaran hanya kerana beberapa ketul batu? Sikapmu ini membuktikan bahwa kamu adalah sahabatmu sendiri, bukan sahabatku.” kata Asy-Syibli.

Sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 40 other followers