Renung-renungkan…. itulah…

Untuk dikongsi bersama….

Satu hari, semua penduduk di sebuah kampung sepakat akan berdoa bersama memohon hujan. Pada hari semua orang berkumpul untuk doa, ada seorang anak laki-laki yang membawa payung. Itulah IMAN.

Belajar daripada seorang bayi berusia 1 tahun. Ketika kita melemparkannya ke udara, dia tertawa kerana dia tau kita akan menangkapnya. Itulah KEPERCAYAAN.

Setiap malam kita tidur, kita tidak yakin bahwa kita masih hidup esok hari, tapi kita masih mempunyai perancangan untuk besok. Itulah HARAPAN.

Saat di meja tinggal 2 potong kueh. Kita mengambil potongan yang lebih kecil, dan membiarkan ayah/ibu/suami/isteri/anak kita mengambil potongan yang lebih besar. Itulah CINTA YANG TULUS IKHLAS.

Saat di rumah selimut A sedang dicuci. Hanya ada 1 selimut B yang kering, dan kita membiarkan ayah/ibu/suami/istri/anak kita memakai selimut itu. Itulah PENGORBANAN.

Ketika ayah/ibu/suami/istri/anak tidak boleh tidur, dan kita berada di sampingnya, berbincang pengalaman hari ini, cerita-cerita lucu, kisah-kisah inspiratif, tertawa bersama, mengucap syukur, dan berdoa. Itulah KEBERSAMAAN.

Ketika stok telur tinggal 1 butir, dan kita berdua ingin makan bersama. Lalu kita membuat omelet dari 1 butir telur itu ditambah tepung tambah sayur, dan rencah-rencah lain yang secukupnya. Itulah KREATIVITI.

Barakallah fiikum.

~ Pramono Dewo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: